USAID DEC
Peningkatan Kualitas Pelayanan Emergensi Maternal dan Neonatal di Puskesmas Peningkatan kualitas pelayanan emergensi maternal dan neonatal di Puskesmas merupakan upaya untuk meningkatkan kinerja pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan.
2015 · 54 pages

Abstract
Proses peningkatan kualitas ini dimulai dengan pengumpulan data dan analisis untuk mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi yang ada dengan kondisi/standar yang diinginkan dalam pelayanan emergensi maternal dan neonatal. Siklus Peningkatan Kualitas Siklus peningkatan kualitas ini terdiri dari beberapa tahap, yaitu: 1. Pengumpulan data dan analisis: Tahap ini dilakukan untuk mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi yang ada dengan kondisi/standar yang diinginkan dalam pelayanan emergensi maternal dan neonatal. 2. Evaluasi progress dan follow up: Tahap ini dilakukan untuk mengevaluasi kemajuan dan hasil dari implementasi peningkatan kualitas. 3. Pembuatan Rencana Tindak Lanjut (RTL): Tahap ini dilakukan untuk membuat rencana tindak lanjut untuk meningkatkan kinerja pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan. 4. Implementasi RTL: Tahap ini dilakukan untuk melaksanakan rencana tindak lanjut yang telah dibuat. Alat Pantau Sistem Kinerja Klinik Alat Pantau Sistem Kinerja Klinik adalah daftar standar kinerja yang diatur berdasarkan diagnosis utama yang menjadi fokus penyelamatan Ibu hamil dan neonatus, serta beberapa "cross-cutting themes". Manfaat alat pantau ini adalah: * Memuat kriteria verifikasi yang mudah diamati dengan opsi-opsi jawaban "ya", "tidak" dan "tidak diaplikasikan". * Mengukur tingkat kinerja yang diterapkan pada fasilitas atau institusi. * Membantu mengidentifikasi kesenjangan kinerja. * Membangun secara objektif tingkat kinerja yang diinginkan. Alat Pantau Sistem Kinerja Klinik di Puskesmas terdiri dari 5 instrumen, yaitu: * Alat Pantau 1. Respon Emergensi Obstetri-Neonatal di Puskesmas/Klinik Swasta * Alat Pantau 2. Penilaian Ketrampilan di Puskesmas/Klinik Swasta * Alat Pantau 3. Rujukan Emergensi Obstetri dan Neonatal di Puskesmas/Klinik Swasta * Alat Pantau 4. Perlengkapan dan Peralatan PONED di Puskesmas/Klinik Swasta * Alat Pantau 5. Pencegahan Infeksi di Puskesmas/Klinik Swasta Penggunaan Alat Pantau Alat Pantau ini digunakan untuk melakukan asesmen di fasilitas. Di setiap area, standar-standar mempunyai instruksi khusus tentang bagaimana dan dimana mengumpulkan/memverifikasi informasi yang dibutuhkan serta beberapa pengamatan yang diinginkan. Data-data tersebut pada mulanya didapatkan secara bersama-sama antara tim pendamping dengan tim dan aktor di fasilitas kesehatan.
Connected topics
Classification