USAID
Konteks Sosial di KKP Kofiau dan Pulau Boo Penduduk KKP Kofiau dan Pulau Boo terbagi dalam empat kampung, dengan kampung terbesar adalah Deer yang memiliki 51 jumlah rumah tangga dan kampung terkecil adalah Mikiran yang terdiri dari 13 rumah tangga.
2018 · 32 pages

Abstract
Kepala rumah tangga berusia antara 21 sampai 90 tahun, dengan rata-rata usia 45,94 tahun. Ukuran jumlah anggota rumah tangga relatif tidak berbeda jauh dengan rata-rata di kampung lain di Indonesia, yaitu 5 orang hingga 6 orang anggota rumah tangga. Anggota masyarakat yang tinggal di kampung relatif stabil, dengan rata-rata lama bermukim masyarakat adalah 36,97 tahun. Masyarakat di empat kampung yang disurvei di KKP Kofiau dan Pulau Boo terdiri dari 9 kelompok suku. Kepala keluarga yang menyatakan bahwa mereka mewakili kelompok suku terbesar di KKP berasal dari suku "Biak" dengan persentase 89,93%. Keragaman pekerjaan di empat kampung relatif tinggi, dengan rumah tangga yang memiliki pekerjaan utama bergantung pada perikanan (13,14%), sektor pertanian (74,45%), upah lainnya (11,68%), dan pekerjaan lainnya (0,73%). Pemanfaatan Sumberdaya Laut Masyarakat di wilayah ini menggantungkan sebagian kecil penghasilan dari laut, sedangkan untuk sebagian besar kebutuhan proteinnya berasal dari laut. Data menunjukkan bahwa sebesar 12,78% rumah tangga di wilayah ini mendapatkan setengah penghasilan dari melaut selain penghasilan lainnya, sedangkan sekitar 79,86% rumah tangga memenuhi kebutuhan proteinnya berasal dari laut. Kegiatan melaut adalah kegiatan yang umum dilakukan, dengan sekitar 80,43% rumah tangga yang lebih dari beberapa kali dalam sebulan melakukan kegiatan melaut. Karakteristik Demografi Populasi di KKP Kofiau dan Pulau Boo terdiri dari 51,49% laki-laki dan 48,51% perempuan. Sebaran terbanyak berada pada kelompok usia 10-14 tahun (12,46%). Untuk kelompok usia dengan peresentasi perempuan terbanyak berada pada kelompok usia 15-19 tahun (7,04%), sedangkan laki-laki berada pada usia 5-9 tahun (7,45%). Penduduk berusia muda 0-14 tahun memiliki persentase tertinggi selama monitoring dilakukan. Jenis Kelamin Semua kepala rumah tangga di kampung Mikiran adalah laki-laki, sedangkan di kampung Dibalal, Deer, dan Tolobi terdiri dari laki-laki dan perempuan. Kepala rumah tangga berjenis kelamin perempuan terbanyak di kampung Dibalal sekitar 6,8%. Jumlah laki-laki sebagai kepala keluarga mengalami peningkatan dari tahun 2013 ke tahun 2015 dan mengalami penurunan pada tahun 2018. Partisipasi Sekolah Terdapat lebih dari 80% partisipasi sekolah anak usia 5-18 tahun di KKP Kofiau dan Pulau Boo. Partisipasi sekolah terendah di kampung Tolobi yakni sebesar 70%. Rendahnya angka partisipasi sekolah di kampung Tolobi karena hanya terdapat Sekolah Dasar dan jarak ke kampung Deer cukup jauh. Sedangkan angka tertinggi di kampung Deer sebesar 93%. Agama Secara umum, rata-rata suku yang ada di Kofiau sebanyak 5 suku, dan suku terbanyak terdapat di kampung Dibalal yaitu sebanyak 6 suku. Berkurangnya jumlah suku di Tolobi membuat kampung tersebut hanya ditempati oleh orang asli Raja Ampat. Lain halnya dengan kampung Dibalal yang masih terdapat cukup rumah tangga dari luar Raja Ampat bahkan dari luar Papua secara umum. Indikator Sosial
Classification
USAID DEC