CONSERVATION INTERNATIONAL FOUNDATION
Penguatan kapasitas sebagai upaya mendorong gender mainstreaming pada project Blue Abadi Fund (BAF) dimulai pada tahun 2018 dengan dukungan dari Rakyat Amerika melalui Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID).
2021 · 18 pages

Abstract
Laporan akhir ini menggambarkan keseluruhan proses penguatan kapasitas sebagai upaya mendorong gender mainstreaming pada project BAF. Pengembangan perspektif gender merupakan salah satu strategi mewujudkan kesetaraan dan keadilan sosial bagi masyarakat lokal, terutama perempuan. Perspektif gender didorong untuk diintegrasikan dalam program mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan monev program yang responsive gender. Selama proses gender mainstreaming ini, dapat diindentifikasi ada 4 perubahan, yaitu berkembangnya perspektif gender, kesadaran terhadap tata kelola, pendanaan, dan mekanisme organisasi, serta perubahan dalam program dan monev gender yang dinyatakan melalui rekomendasi peserta. Perubahan perspektif gender ditunjukkan dengan meningkatnya kesadaran kritis dalam mengenali isu, melakukan analisis gender, dan menyusun strategi untuk mengatasinya dalam pengelolaan sumber daya alam. Perubahan ini terjadi secara beragam pada peserta dari organisasi mitra dan pengelola BAF sesuai dengan tingkatan sejauh mana peserta telah memiliki bekal dalam mengenali isu-isu gender. Kemampuan umum pada tataran ini adalah kemampuan mengidentifikasi isu-isu gender yang selama ini belum dikenali atau belum dianggap sebagai isu penting dalam pengelolaan SDA. Komitmen mengintegrasikan perspektif gender pada tata kelola merupakan langkah lanjutan untuk menerapkan perspektif gender melalui komitmen peserta terhadap tata kelola, baik mekanisme, struktur pengambil keputusan, maupun pendanaan. Perubahan ini juga beragam tingkatannya, tergantung pada pengalamannya sejauh mana bersentuhan dengan isu-isu gender. Tataran perubahan komitmen ini adalah peserta dari organisasi mitra memberikan usulan rekomendasi perbaikan yang diusulkan untuk tata kelola BAF. Selain itu, kemajuan juga terjadi pada beberapa perwakilan SCAC dalam GC-BAF telah mendorong perspektif gender agar menjadi salah satu aspek dalam penilaian proposal BAF periode Oktober 2021-September 2022. Penilaian ini khususnya ditujukan agar dalam proposal yang diajukan kepada BAF mencakup kegiatan-kegiatan pemberdayaan perempuan dan ada proporsi keterwakilan perempuan. Laporan akhir ini juga mencakup pelaksanaan kegiatan dan capaian yang dihasilkan dari tujuh kegiatan yang dilakukan untuk memperkuat kapasitas gender mainstreaming BAF. Kegiatan yang akan dilaporkan adalah pelaksanaan dan capaian dari (1) Training Gender dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam-Mitra BAF Sorong, (2) Training Gender dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam-Administator dan CI BAF di Bali, (3) Workshop Gender untuk Government Committee BAF di Jakarta, (4) Training Alat Monitoring dan Evaluasi Gender untuk CI, KEHATI, LRC, dan SCAC di Sorong dan Zoom Meeting, (5) Training Alat Monitoring dan Evaluasi Gender untuk organisasi penerima hibah BAF secara virtual pada tanggal 9 dan 11 Agustus 2021, (6) Penyusunan kit untuk pelatihan gender, dan (7) Penyusunan manual Alat Monitoring dan Evaluasi Gender.
Connected topics
Classification
USAID DEC