Panduan Monitoring, Evaluasi, dan Pembelajaran untuk Program Pengelolaan Sumber Daya Alam dengan Perspektif Gender
Sign inUSAID
Panduan ini digunakan untuk melakukan monitoring, evaluasi (monev) dan pembelajaran untuk memastikan program pengelolaan sumber daya alam memiliki perspektif gender sehingga dapat berkontribusi menjawab masalah ketimpangan gender dalam masyarakat.
2021 · 14 pages

Abstract
Hal ini penting dilakukan mengingat isu pengelolaan sumberdaya alam masih identik dengan isu laki-laki sehingga pelaku dan penerima manfaatnya kurang menjangkau perempuan. Realitas menunjukkan bahwa laki-laki maupun perempuan sama-sama mempunyai potensi menjadi kelompok strategis dalam pengelolaan sumber daya alam. Kedua potensi ini mempunyai arti penting dalam memperkuat gerakan pengelolaan sumber daya alam yang mensejahterakan masyarakat, kelompok marginal khususnya perempuan. Untuk mengoptimalisasi potensi dan membangun kerjasama yang setara antara perempuan dan laki-laki, dibutuhkan upaya khusus untuk mendorong perempuan mengejar ketertinggalannya. Kita tahu bahwa selama ini perempuan masih menghadapi hambatan dalam mengakses peluang, partisipasi dalam pengambilan keputusan dan kontrol sehingga belum sepenuhnya dapat menikmati manfaat dalam pengelolaan sumber daya alam yang ada. Disamping problem yang terkait langsung dengan sumber daya alam, perempuan juga menghadapi masalah khusus seperti kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), beban ganda dan diskriminasi. Budaya patriarki yang masih kuat dalam masyarakat menempatkan perempuan dalam pengelolaan sumber daya alam menghadapi masalah penindasan yang berlapis hampir di semua lini kehidupan. Alat monev ini tidak berdiri sendiri, hasilnya akan dipengaruhi oleh kapasitas organisasi yang mengembangkan program dan kapasitas tim monev. Yang dimaksud dengan kapasitas organisasi dalam hal ini adalah seberapa mendalam perspektif gender tercerminkan dalam visi-misi organisasi, struktur, partisipasi dan kepemimpinan perempuan sebagai pengambil keputusan dan tim kerja dalam organisasi yang mengembangkan program. Sedangkan yang dimaksud dengan kapasitas tim monev dilihat dari perspektif gender yang dimiliki dan kemampuannya mengintegrasikan perspektif gender tersebut dalam persiapan, pelaksanaan dan penyusunan laporan monev. Aspek yang dinilai dalam monev program adalah isu strategis program, strategi program, output, outcomes dan goal program, serta monitoring dan evaluasi program. Langkah-langkah melakukan penilaian meliputi membaca dan memahami secara keseluruhan pertanyaan-pertanyaan, diskusi setiap pertanyaan secara mendalam, jawaban yang telah disepakati dinilai berdasarkan matriks/tabel penilaian, serta mencatat nilai hasil kesepakatan kelompok di kertas plano untuk kemudian dipresentasikan. Tabel 1: Formulir Pengisian digunakan untuk mengumpulkan jawaban dan alasan yang disepakati, perbedaan pendapat, serta nilai. Tabel 2: Matriks Jawaban digunakan untuk menilai jawaban yang telah disepakati berdasarkan skala penilaian akhir. Aspek yang dinilai meliputi isu strategis program, strategi program, output, outcomes dan goal program, serta monitoring dan evaluasi program.
Connected topics
Classification