INTERNATIONAL FEDERATION OF THE RED CROSS AND THE RED CRESCENT SOCIETIES
Panduan Biru untuk Ketahanan Pesisir adalah sebuah panduan yang dikembangkan oleh The Nature Conservancy dan USAID untuk membantu praktisi pengurangan resiko bencana dalam menerapkan solusi berbasis alam (NbS) di wilayah pesisir.
2021 · 104 pages

Abstract
Panduan ini bertujuan untuk melindungi masyarakat pesisir dari dampak bencana perubahan iklim, seperti badai, banjir, dan naiknya permukaan laut. Panduan ini menggambarkan pendekatan yang sistematis untuk menerapkan NbS di wilayah pesisir, yang meliputi 8 tahap: Konsep & Ruang Lingkup, Pelibatan Pihak Terkait, Nilai Kerangka Acuan, Identifikasi Solusi, Penyusunan Rencana, Terapkan & Amati, Analisis & Pelajari, dan Bagikan & Perluas. Panduan ini juga mencakup beberapa prinsip yang harus diikuti oleh praktisi pengurangan resiko bencana, seperti investasi dalam tim, pengawasan untuk mengelola, penggunaan fasilitas sebagai penggerak, pembangunan dan pemeliharaan kepercayaan, jaga rasa kekeluargaan dan kekompakan, pastikan kualitas teknik yang tinggi, beradaptasi untuk tetap tangkas. Panduan ini juga menyediakan beberapa alat dan proses yang dapat digunakan oleh praktisi pengurangan resiko bencana, seperti langkah-langkah untuk identifikasi solusi, penyusunan rencana, terapkan dan amati, analisis dan pelajari, dan bagikan dan perluas. Panduan ini juga mencakup beberapa studi kasus yang inspiratif, yang menunjukkan bagaimana solusi berbasis alam dapat meningkatkan ketahanan pangan dan mendukung keanekaragaman hayati. Dengan menggunakan panduan ini, praktisi pengurangan resiko bencana dapat menerapkan solusi berbasis alam yang efektif dan efisien untuk melindungi masyarakat pesisir dari dampak bencana perubahan iklim. Panduan Biru untuk Ketahanan Pesisir juga menyediakan beberapa informasi tentang frekuensi dan intensitas bencana terkait iklim, yang semakin meningkat. Menurut Badan Meteorologi Dunia, lebih dari 11.000 bencana yang terjadi dalam kurun waktu 50 tahun terakhir dikaitkan dengan bahaya yang berdampak terhadap cuaca, iklim, dan air. Bencana ini telah menyebabkan 2 juta kematian dan kerugian ekonomi sebesar USD 3,6 triliun. Panduan ini juga menyediakan beberapa informasi tentang proyeksi iklim saat ini dan rencana kerja yang ada, yang menunjukkan bahwa jumlah masyarakat yang terkena dampak bencana perubahan iklim dapat meningkat hingga 50% pada tahun 2030, serta membutuhkan bantuan kemanusiaan sekitar USD 20 miliar dalam setahun. Dengan demikian, panduan ini dapat membantu praktisi pengurangan resiko bencana dalam menilai konteks, resiko, dan kemungkinan solusi berbasis alam untuk lokasi tertentu, serta anggaran penggunaannya dan syarat yang dibutuhkan untuk keberhasilannya.
Connected topics
Classification
USAID DEC