USAID DEC
Program Pengenalan Wawasan Kemaritiman bagi Siswa Sekolah Dasar di Manokwari dan Kaimana, Provinsi Papua Barat, dilaksanakan oleh Konsorsium Mitra Bahari pada periode 1 April 2018 hingga 31 Desember 2018.
2018 · 15 pages

Abstract
Program ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan kemaritiman dan konservasi di kalangan siswa sekolah dasar, serta membentuk karakter kecintaan pada laut dan sumber daya alamnya. Program ini melibatkan 10 sekolah dasar di Kabupaten Manokwari, yaitu SD YPK 17 Diaspora Mulyono, SD Neg. 02 Amban, SD Inpres 16 Anggori, SD Neg. 44 Amban, SD YPPK 01 Reremi, SD Neg. 45 Arowi, SD 13 Elim Kwawi, SD YPK Pasir Putih, SD Advent Brawijaya, dan SD Neg. 06 Sowi 2. Selain itu, program ini juga melibatkan perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua Barat dan Conservasi Internasional Indonesia (CII). Tujuan utama program ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang keanekaragaman hayati laut di Perairan Papua kepada siswa sekolah dasar. Program ini mencakup empat kegiatan utama, yaitu: 1. Penyusunan Modul Pendidikan Kemaritiman Tingkat SD: Tim penyusun modul pendidikan kemaritiman tingkat sekolah dasar dibagi tugas untuk menyusun modul pendidikan kemaritiman tingkat sekolah dasar kelas III, IV, dan V. 2. Workshop Pembahasan Modul Bersama Guru SD: Workshop pembahasan modul bersama guru sekolah dasar dilaksanakan untuk memperkenalkan wawasan kemaritiman bagi peserta dan meminta masukkan, koreksian, revisi, dan perbaikan draft modul. 3. Pemberian Materi Pendidikan: Pemberian materi pendidikan kepada peserta didik dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan tentang keanekaragaman hayati laut di Perairan Papua. 4. Kunjungan Lapangan: Kunjungan lapangan dilaksanakan untuk memperkuat pemahaman dan kesadaran anak tentang kemaritiman. Hasil dari kegiatan workshop di Kabupaten Manokwari adalah adanya modul pendidikan kemaritiman yang menjadi panduan dalam pembelajaran, perlu adanya penyederhanaan bahasa dalam menulis modul, penambahan gambar untuk tiap ekosistem, tingkat kesulitan dalam membuat soal latihan harus setara dengan tingkatan (kelas), dan penulisan bahasa ilmiah perlu ditulis nama lokal atau nama Indonesia. Dalam pelaksanaan program ini, Konsorsium Mitra Bahari bekerja sama dengan perwakilan sekolah dasar, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua Barat, dan Conservasi Internasional Indonesia (CII). Program ini mendapatkan dana hibah sebesar Rp 169.425.000 dari Blue Abadi Fund dan dana dampingan/swadaya sebesar Rp 2.375.000. Total pencairan dana hibah adalah Rp 157.725.000, dan realisasi anggaran hingga Desember 2018 adalah Rp 145.425.600.
Connected topics
Classification
USAID DEC