USAID DEC
Kawasan Konservasi Perairan Kaimana memiliki 17 kampung dengan populasi yang relatif kecil, dengan rata-rata 6-7 anggota rumah tangga per keluarga.
2019 · 37 pages

Abstract
Masyarakat di Kaimana terdiri dari 38 kelompok suku, dengan lima suku terbesar yaitu Mairasi, Kamoro, Kaoiway, Kei, dan Madewana. Keragaman pekerjaan utama di Kaimana relatif tinggi, dengan 41,94% penduduk bekerja sebagai petani, 34,68% sebagai nelayan, 19,62% sebagai pekerja lainnya, dan 3,76% sebagai pekerja lainnya. Pemanfaatan sumber daya laut di Kaimana sangat tinggi, dengan sekitar 76,50% rumah tangga mendapatkan setengah penghasilan dari melaut. Kegiatan melaut adalah kegiatan yang umum dilakukan di Kaimana, dengan sekitar 95,82% rumah tangga melakukan kegiatan melaut lebih dari beberapa kali dalam sebulan. Alat tangkap sederhana seperti mengambil hasil laut dengan tangan, alat pancing, dan tombak mendominasi alat pancing nelayan di Kaimana. Demografi di Kaimana menunjukkan bahwa mayoritas penduduk berusia muda, dengan persentase tertinggi di antara usia 0-14 tahun. Pada tahun monitoring keempat, kepala rumah tangga dengan jenis kelamin laki-laki sebesar 87,60% sedangkan perempuan sebesar 12,40%. Jika dibandingkan dengan tahun monitoring sebelumnya, maka persentase kepala keluarga berjenis kelamin perempuan mengalami peningkatan (8,90% menjadi 12,40%) sedangkan kepala keluarga dengan jenis kelamin laki-laki mengalami penurunan (91,10% menjadi 87,60%). Partisipasi sekolah di Kaimana tidak bervariasi selama tahun monitoring keempat, dengan rata-rata angka partisipasi sekolah sebesar 77%. Keragaman angka partisipasi sekolah usia anak hanya ditemukan pada Kampung Marsi dan Kampung Kambala. Rata-rata tertinggi angka partisipasi sekolah ditemukan pada Kampung Bamana sebesar 96% sedangkan terendah ditemukan pada Kampung Murano sebesar 59%. Agama dominan yang dianut masyarakat di Kaimana adalah agama Kristen dengan persentase sebesar 63,71% sedangkan sisanya adalah pemeluk agama Islam (36,02%) dan agama Hindu/Budha (0,27%). Mayoritas pemeluk agama Kristen ditemukan pada Kampung Rururmo, Kampung Nariki, Kampung Mai Mai, Kampung Lobo, Kampung Boiya, Kampung Bamana, dan Kampung Murano. Kampung Kambala dan Kampung Nusa Ulan merupakan kampung dengan mayoritas pemeluk agama Islam. Jika dibandingkan dengan tahun monitoring sebelumnya, maka terjadi penurunan untuk pemeluk agama Kristen (64,85% menjadi 63,71%) dan peningkatan untuk pemeluk agama Islam (35,15% menjadi 36,02%).
Connected topics
Classification
USAID DEC