USAID
Komunikasi Persuasif adalah salah satu keterampilan yang sangat penting dalam berbagai bidang, terutama dalam konservasi alam.
2021 · 30 pages

Abstract
Dalam konteks ini, komunikasi persuasif digunakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi alam dan untuk mempengaruhi mereka untuk mendukung upaya konservasi. Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat luar biasa, dengan berbagai ekosistem yang beragam mulai dari pegunungan, hutan, laut, lahan basah hingga sabana. Namun, kelestarian alam ini sangat rentan terhadap ancaman-ancaman seperti deforestasi, polusi, dan perubahan iklim. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi yang tepat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan mempengaruhi mereka untuk mendukung upaya konservasi. Strategi Komunikasi untuk Konservasi Alam bertujuan untuk mengukuhkan pola komunikasi, memperkuat dan apresiasi masyarakat terhadap keunggulan-keunggulan di kawasan konservasi, serta memunculkan rasa bangga dan termotivasi untuk mendukung kawasan konservasi. Dalam mengaplikasikan strategi komunikasi ini, para peserta dan pengelola Taman Nasional perlu dibekali dengan keterampilan dalam melakukan Komunikasi Persuasif. Komunikasi Persuasif adalah keterampilan yang digunakan untuk mempengaruhi audiens dengan teknik-teknik yang efektif. Dalam konteks konservasi alam, komunikasi persuasif digunakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi alam dan untuk mempengaruhi mereka untuk mendukung upaya konservasi. Dalam modul ini, peserta akan mempelajari dasar-dasar komunikasi, termasuk komunikasi vs bicara, proses komunikasi, hirarki komunikasi, dan komunikasi zaman NOW. Selain itu, peserta juga akan mempelajari teknik-teknik dasar persuasi, seperti yakin!, teknik priming, gunakan pendekatan sosial budaya, kekuatan audio visual, dan argumentatif. Peserta juga akan diajarkan teknik dasar presentasi, seperti pembukaan yang kuat, jangan terfokus pada alat bantu, interaktif, dan tegas dan efisien. Dengan demikian, peserta akan memiliki keterampilan yang lengkap dalam melakukan komunikasi persuasif dan dapat mengaplikasikannya dalam berbagai situasi. Dalam modul ini, peserta juga akan melakukan role play untuk mempraktikkan keterampilan komunikasi persuasif yang telah dipelajari. Role play ini akan membantu peserta untuk memahami bagaimana mengaplikasikan teknik-teknik persuasi dalam situasi nyata dan untuk mempengaruhi audiens dengan efektif. Dengan demikian, peserta akan memiliki keterampilan yang lengkap dalam melakukan komunikasi persuasif dan dapat mengaplikasikannya dalam berbagai situasi.
Connected topics
Classification