USAID
Keanekaragaman Hayati Laut di Indonesia merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat berharga.
2019 · 30 pages

Abstract
Namun, keanekaragaman hayati laut di Indonesia saat ini terancam oleh berbagai faktor, seperti penangkapan ikan yang berlebihan, perubahan iklim, dan polusi. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya konservasi keanekaragaman hayati laut di Indonesia. Proyek USAID SEA merupakan salah satu upaya konservasi keanekaragaman hayati laut di Indonesia. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan keanekaragaman hayati laut di Indonesia melalui pemberian insentif bagi pengelolaan dan pemeliharaan sumber daya laut yang lebih baik. Insentif ini bertujuan untuk mengupayakan perubahan positif dari pemanfaatan sumber daya laut yang berlebihan dan merusak. Ada empat hal yang dikategorikan sebagai insentif oleh Proyek USAID SEA, yaitu ekonomi, hak pengelolaan masyarakat setempat, kepatuhan hukum dan norma masyarakat, dan pendidikan. Ekonomi merupakan salah satu insentif yang paling kuat bagi terjadinya perubahan. Contohnya, nelayan dengan hasil tangkapan ikan yang berukuran lebih besar yang diperbolehkan akan mendapat keuntungan dari harga jual yang lebih mahal. Hak pengelolaan masyarakat setempat juga merupakan salah satu insentif yang penting. Karena alasan mata pencaharian dan pangan, nelayan dan masyarakat pesisir menjadi amat tergantung pada sumber daya laut mereka, sehingga saat mereka memiliki hak pengelolaan sumber daya wilayah yang lebih besar, mereka akan lebih termotivasi untuk melindunginya. Kepatuhan hukum dan norma masyarakat juga merupakan salah satu insentif yang penting. Pada umumnya, orang patuh kepada aturan dan bertindak dalam batas-batas yang secara umum diterima di masyarakat. Namun, masih diperlukannya pendekatan 'tongkat' pemukul untuk membasmi praktik penangkapan ikan ilegal dan pelaksanaan peraturan daerah pesisir. Pendidikan juga merupakan salah satu insentif yang penting. Lazimnya orang menjunjung tinggi pendidikan bagi diri sendiri maupun anak-anaknya. Pemahaman yang terbentuk dari pendidikan merupakan dasar yang kuat dalam mendorong perubahan perilaku. Oleh karena itu, Proyek USAID SEA melakukan kegiatan penyadartahuan serta memberikan pelbagai pelatihan bagi masyarakat sasaran, staf pemerintah, dan pembuat kebijakan. Mengupayakan konservasi dengan daya tarik ekonomi merupakan tantangan berat setiap pengelolaan kawasan konservasi perairan yang efektif. Mata pencaharian alternatif harus tersedia sehingga pemanfaatan sumberdaya tak pulih (tak terbarukan) tidak menjadi pilihan masyarakat, demikian pula yang menyangkut para pembuat keputusan. Di sisi lain, perlu dikembangkan pula Analisa 'biaya – manfaat' yang akurat yang berguna untuk menghitung: biaya kehilangan keanekaragaman-hayati berbanding keuntungan dari upaya pelestariannya.
Connected topics
Classification
USAID DEC