USAID DEC
Program Bank Sampah di Kampung Warsambin, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, dilaksanakan oleh Yayasan Eco Raja Ampat Lestari (CORERI) dari April 2019 hingga Desember 2019.
2019 · 11 pages

Abstract
Program ini merupakan lanjutan dari Bank Sampah Mama Lema yang telah berjalan sebelumnya dan telah menerima dana hibah dari Blue Abadi Fund (BAF) sebesar Rp. 150.000.000. Tujuan utama program ini adalah untuk mengurangi jumlah sampah plastik dan sampah anorganik lainnya melalui Bank Sampah, serta menyadarkan masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan hidup. Program ini juga bertujuan untuk memperkuat Bank Sampah Mama Lema agar dapat mandiri seperti Bank Sampah Lestari Saporkren. Pelaksanaan kegiatan program ini meliputi sosialisasi Bank Sampah, penimbangan dan pengiriman tabungan sampah, serta pemilahan dan penimbangan tabungan sampah. Hasil penimbangan tabungan sampah pada bulan Oktober 2018 menunjukkan bahwa sebanyak 272 kg tabungan sampah, yang di dominasi oleh sampah plastik berupa botol/gelas plastik minuman ringan, dapat dikirim ke BS Sorong Raya. Pada bulan Agustus 2019, Yayasan CORERI melakukan monitoring dan evaluasi di BS Mama Lema Warsambin. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan yang telah dilakukan masih efektif dan program BS Mama Lema tetap aktif melakukan penimbangan dan siap untuk melanjutkan program BS. Pada bulan Agustus 2019, BS Mama Lema Warsambin melakukan sosialisasi program BS berkelanjutan pada dana BAF siklus 2. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa masyarakat telah memahami pentingnya pelestarian lingkungan hidup dan telah menetapkan pengurus BS Mama Lema yang baru. Pada bulan Agustus 2019, BS Mama Lema Warsambin melakukan pengepakan dan persiapan pengiriman tabungan sampah ke Waisai dengan menggunakan truk. Hasil pengiriman menunjukkan bahwa tabungan sampah yang terkirim sebanyak 35 karung plastic ukuran besar. Program Bank Sampah di Kampung Warsambin, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, telah berhasil mengurangi jumlah sampah plastik dan sampah anorganik lainnya melalui Bank Sampah. Program ini juga telah berhasil menyadarkan masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan hidup dan telah memperkuat Bank Sampah Mama Lema agar dapat mandiri seperti Bank Sampah Lestari Saporkren. Kampung Warsambin, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi sumber daya alam yang sangat tinggi. Namun, daerah ini juga merupakan salah satu daerah yang paling terdampak oleh sampah plastik dan sampah anorganik lainnya. Oleh karena itu, program Bank Sampah di Kampung Warsambin, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, sangat penting untuk dilaksanakan agar dapat mengurangi jumlah sampah plastik dan sampah anorganik lainnya dan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan hidup.
Connected topics
Classification
USAID DEC